Coming Soon “Say You Love Me” [spoiler]


Hyukjae menuruni anak tangga yang menghubungkan kamar tidurnya dengan ruang tengah tempat makan. Dia sudah rapi lengkap dengan kemeja kerja berwarna biru tosca dan dasi berwarna biru tua melilit lehernya. Ia sudah siap pergi bekerja sekarang. Kemarin malam dia benar-benar mendapatkan tidur yang berkualitas, beda dari hari-hari sebelumnya. Istrinya ternyata jauh lebih agresif dari apa yang dia pikirkan. Langkahnya terhenti saat matanya menangkap kehadiran wanita itu duduk di atas kursi meja makan, dia terlihat sama sepertinya. Sudah siap dengan kemeja kantor. Matanya membulat? Dia tidak setuju jika Min Hwa pergi bekerja sehari setelah pesta pernikahan mereka digelar. Kakinya berjalan terburu-buru menghampiri wanita itu yang masih asik menggeser geser sebuah Ipad di tangannya. Tampaknya dia memang akan berencana pergi bekerja pagi ini.

“Mwoya? Kau akan pergi bekerja?”

Min Hwa mendongak, matanya bertemu pandang dengan mata hitam Hyukjae. Raut ketidaksukaan tergambar jelas dari sana saat menanyakan perihal itu. Min Hwa menganggguk mengiyakan. Dia sudah bisa menebak jika Hyukjae tak akan menyetujui hal ini. Tapi dia tidak mungkin tidak bekerja hari ini, ingatkan? Dia sudah bolos hampir 2 minggu. Semingggu pertama karena dia menginap di rumah Hyukjae, dan konyolnya dia tak membawa baju atau memiliki baju lain selain baju yang menempel ditubuhnya saat itu. Dan kedua, dia harus disibukkan dengan pesta perkawinan mereka, memakan waktu yang cukup banyak dan membuat calon mertuanya tak mengijinkannya untuk pergi bekerja dan menemaninya memilih hal-hal yang berhubungan dengan pesta pernikan mereka. Memuakkan.

Eomma Hyukjae meletakkan susu strawberry anaknya, memperhatikan menantu dan anaknya yang saling beradu pandang sengit. Kepalanya menggeleng merasa lucu melihat tingkah laku kedua suami istri baru ini.

“Bagaimana kau bisa bekerja sehari setelah pesta pernikahan kita digelar. Tidak boleh?”

Min Hwa melotot tak setuju.

“Tidak boleh? Yak! Kau sudah bisa bekerja mengapa aku tidak?”

“Karena aku sebagai suami di sini, kau istri dan kewajiban istri menunggu suaminya pulang”

“Cih kekanakan! Aku tidak mau”

“Wae?”

“Yak! Oppa aku sudah bolos selama hampir 2 minggu dan kau bilang aku tak bisa bekerja sekarang? Kau tau kan editor adalah impianku. Aku menyukai pekerjaanku. Apa kau tetap tak akan mengijinkanku” Min Hwa mengutuk lidahnya sendiri menyebut Hyukjae dengan panggilan oppa. Ya ini terpaksa karena kedua mertuanya sedang berada satu ruangan dengan mereka. Dan dia tidak mungkin berkata kasar pada suaminya sendiri didepan kedua mertuanya, tidak akan lucu nantinya.

“Shiro! Kau tak bisa berkerja untuk seminggu kedepannya lagi”

“Yak!”

“Hyukjae benar Min Hwa, lebih baik kau istirahat dirumah” kali ini appa Hyukjae membela, Hyukjae tersenyum puas mendengarnya. Bahu Min Hwa melemas, ia merasa kalah mendengar appa Hyukjae mulai menimpali. Pria itu menyeringai bangga setelah melihat raut wajah kesal Min Hwa. Ia mendudukkan bokongnya di atas kursi meja makan, tatapannya teralih memperhatikan sarapan pagi buatan eommanya. Sebelah tangannya terangkat mengambil susu strawberry dan meminumnya. Dia tak mau mendengarkan protes Min Hwa lagi, dia tidak perduli. Setelah ia selesai menghabiskan sarapan paginya, ia berjalan menuju ke kamar mereka, hendak mengambil Iphonenya yang tertinggal.

 

Min Hwa membuntutinya dibelakang.

“Hyukkie-ya, aku harus pergi bekerja, hari ini ada banyak tugas yang harus aku selesaikan”

Min Hwa merengek, kakinya mencoba menyepadankan dengan lebar langkah kaki Hyukjae. Tapi seincipun pria itu tak menoleh untuk menggubris permohonannya, dia masih tetap berusaha meyakinkan Hyukjae, hingga sampai ia merasa kesal karena Hyukjae benar-benar mengabaikannya. Ia menghalangi langkah Hyukjae,

“yak! Aku harus bekerja hari ini, aku ingin menjadi seorang editor terkenal Lee Hyukjae!” dahinya menubruk dada bidang Hyukjae

“Aish.. Yak!” Min Hwa menggosok sisi dahinya, Hyukjae tak bereaksi, ia mencondongkan wajahnya. Membuat jarak diantara mereka menipis, pria itu tersenyum bahagia.

“Kemarin malam kau begitu manis. Mengapa pagi ini begitu cerewet?” tanya Hyukjae menyeringai.

Pipinya bersemu merah, ia merasa malau. Menginggat malam brengsek dimana dia melakukan sesuatu hal yang membuatnya terasa sah menjadi milik pria idiot ini. Sungguh Min Hwa ingin sekali mencekik leher Hyukjae dan membuangnya ke sungai Han.

Hyukjae mengecup kilat bibir Min Hwa, membuat gadis itu berkedip-kedip kaget. Dia shock dengan tindakan tiba tiba Hyukjae. Hyukjae tersenyum, senyum yang sangat menyejukkan hatinya jika ia boleh jujur.

“Hyukjae-ya aku harus pergi bekerja!” Min Hwa berteriak keras, membuat Hyukjae menggelengkan kepalanya sejenak.

Dengan langkah cepat dan gerakan yang tidak bisa Min Hwa baca dalam hitungan detik, Hyukjae mendorong tubuhnya ketas tempat tidur, menghimpitnya dengan cara menaiki tubuh Min Hwa. Tanpa aba-aba Hyukjae menekan bibirnya mencium bibir Min Hwa dengan gerakan kasar, membuat wanita itu memberontak kewalahan. Hyukjae mencekal kedua tangan Min Hwa di samping kepala wanita itu. Min Hwa menggerakkan kepalanya kekanan dan kekiri memberontak. Ciuman Hyukjae yang terkesan kasar, dengan lumatan panjang membuat Min Hwa mulai meluluh. Dia mulai mencoba menyeimbangi permain bibir Hyukjae diatas bibirnya. Pergelangan tangannya tak lagi digenggam tangan Hyukjae, tangan Hyukjae telah berpindah mengusap tengkup wanita itu dengan gerakan lembut dan ritme terarut. Begitu juga dengan Min Hwa, tangannya kini malah meraih kepala Hyukjae, menjambak rambut itu untuk terus bermain di bibirnya tanpa henti.

 

“Sekarang kembalilah tidur? Aku tidak yakin kau masih sanggup berjalan normal setelah aktivitas kita kemarin malam. Cara berjalanmu aneh sekali pagi ini sayang” Hyukjae mengacak rambut Min Hwa pelan.

 

Kepalanya mendidih kesal ia ingin sekali melayangkan tonjokannya pada Hyukjae saat ini juga. Tapi dengan gerakan cepat dan tak dapat dia baca sebelumnya, pria ini malah kembali mendaratkan bibirnya di atas bibir cherry miliknya. Melabuhkan bibir favorit itu menjelajah lancang di sekitar bibirnya. Kenapa pria ini suka sekali mencium dirinya tiba-tiba? Matanya membulat, tangannya hendak terangkat mencoba melepaskan ciuman tiba-tiba Hyukjae tapi Hyukjae lebih cepat membaca gerakakannya, pria itu menggenggam kedua pergelangan Min Hwa erat. Membuatnya tak bisa melakukan apapun selain diam.

Jika ia boleh jujur, sebenarnya ia juga sangat menikmati dan menyukai perlakuan tiba-tiba suaminya ini. Romantis dan selalu mendebarkan hati.

Min hwa perlahan kembali membalas lumatan yang Hyukjae berikan, kedua matanya tertutup begitu juga Hyukjae, mereka saling mengecapi bibir pasangan masing-masing, jika ia bisa menggabarkan seperti apa rasa bibir Hyukjae bibir ini terasa seperti segelas susu straberry.

Susu strawberry? Hyukjae melepaskan pangutan mereka, menyeringai saat melihat kedua mata Min Hwa tertutup.

Min Hwa begitu menikmati bibirnya hingga matanya tertutup dan wajahnya mulai terangsang. Hyukjae terkikik geli, Min Hwa membuka matanya cepat. Kesal karena Hyukjae melepaskan bibirnya begitu saja.

“Rasa susu strawberry”

“Kau tampak jauh lebih cantik dengan wajah seperti ini sayang” lanjutnya, Hyukjae kembali mengecup kilas bibir Min Hwa. Ia berbalik, berjalan meninggalkan gadis itu dan mengambil IPhone nya yang tergeletak di atas nakas.

 

Kedua pipi Min Hwa bersemu merah, dia tidak berbohong jika dia juga selalu menikmati ciuman yang Hyukjae berikan untuknya. Dan seperti pagi ini, dia kembali terlena denga bibir susu strawberry Hyukjae. Ia mencoba menggapai kembali pikirannya yang mulai berterbangan dan mengusir kupu-kupu dalam perutnya. Setelah dirinya mulai tersadar, ia kembali menyusul langkah Hyukjae, menghalangi tubuh pria itu untuk kembali melangkah, kedua tangannya bersarang di dada Hyukjae.

“Jaebal.. aku ingin bekerja hari ini Hyukkie.. “ sebisa mungkin Min Hwa membuat eskpresi memelas didepan Hyukjae tapi reaksi pria itu tetap menggeleng.

 

“Aku aku akan lakukan jika kau mau memenuhi 1 keinginanku?”

“Apa?”

“Berkeringat dan merasakan nikmat bersamaku di atas ranjang nanti malam” Hyukjae menyeringai membuat sisi bad boy dalam dirinya menguap.

Min Hwa menggeleng, ia sedang berpikir. Apakah pikiran pria ini memang selalu dipenuhi dengan pikiran mesum? Apa kemarin malam memang belum cukup untuknya? Membayangkan banyak kejadian dibawah umur seperti tadi malam membuat kepalanya pusing. Sekarang pikirannya sedang bergelut antara mengiyakan atau tidak sama sekali. Pria ini sedang mencoba menguji nyalinya? Atau mempermainkan perasaannya?

“ Apa kemarin malam masih belum cukup?”

Hyukjae menggeleng pelan, dan kembali tersenyum.

“Tidak jika bersamamu baby..” Hyukjae mulai kembali melangkah.

“Arra.. arra aku akan lakukan. Nanti malam hanya untuk nanti malam kan?”

Pria itu tersenyum puas dan kembali menggeleng.

“Kapanpun setiap aku menginginkannya baby” Hyukjae mencondongkan tubuhnya menatap bola mata Min Hwa.

“Yak! Kau mau memerasku?” Min Hwa tak terima karena ia merasa dirugikan disini. Ia menatap Hyukjae sengit, mencoba mengintimidasi Hyukjae dari tatapan matanya.Tapi Hyukje tak merespon sama sekali. Pria itu malah menyunggingkan senyum yang terkesan bodoh tapi begitu mempesona dimata Min Hwa. Ayolah dia selalu memamerkan gummy smilenya yang bodoh itu dan hey! mulai kapan dia begitu menganggap pria ganas ini mempesona dalam melakukan apapun?

“Merajut rasa nikmat bersama itu tidak bisa dibilang memeras sayang” ia mencubit hidung Min Hwa gemas.

“Arra.. arra aku mengerti” Min Hwa mengalihkan pandangannya, malu atas ucapan Hyukjae. Pipinya hampir terbakar karena malu. Apa dia memang tak memiliki urat malu? Mengatakan hal sevulgar itu didepannya bisa membuatnya mati berdiri merasa shock.

Oke memang benar pria ganas didepannya ini adalah suaminya sendiri. Dan Min Hwa menyadari itu.

***

Hi hi hi.. aku kembali bawa spoiler ff NC aneh yang super gak masuk akal ini.. ini postnya maksa. kkk~ ya, eottae ffnya jelek kah? gak ada feel, typho, dan  EYD bikin sakit mata. huhuhu.. kapan sih aku bisa pecus buat ff. ini ff aku sumpelin disela kesibukan les -,- *gakadayangtanya, lupakan!* dan mungkin jika ada yang bertanya tentang ff ini, ini itu sebenarnya Sequel ff “Lovely Boy” yang gak usah tanya kenapa aku pw, karena bahasanya dijamin bikin muntah. terlalu kasar dan frontal. kemungkinan besar jika nanti ff ini banyak peminatnya gak akan aku password. tergantung kalian semua sih.. ^^

so sekian dari saya, bye~ see you di ff  yang lainya.. ^^~

 

Iklan

6 thoughts on “Coming Soon “Say You Love Me” [spoiler]

  1. Ahai, akhirnya nemu ff NC HyukJae lagi. Hihihi… Meski dia digelari raja yadong, tapi ff nc-nya kurang *Wakssss* oia, aku reader baru disini. Salam kenal, ya ^_^

  2. Hyukjae ya! Mesum sekali kau ><
    ff nya keren kak^^ ringan & menarik, daebak (y) gk sabar nunggu full storynya 😀

  3. hai kaka author.. Anak baru disini hehe
    Mau email dong kak,, aku mau baca hyukjae story.. Tapi disini diprotect semua.. Tolong dibalas ya ka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s